November 05, 2013

Cara Jitu Merawat Selimut Quilt

Punya selimut dari quilt kesayangan yang tak ingin lekas usang? Atau diwariskan quilt antik dari nenek atau saudara? Nah kami telah merangkum tip tokcer untuk merawatnya agar awet dan kainnya tetap indah.


Binatu adalah solusi tercepat untuk merawat quilt. Tapi proses dry cleaning sebenarnya tidak terlalu dianjurkan. Sebaiknya jalan ini hanya dilakukan bila quilt Anda terkena noda atau di kain quilt ada jenis materi yang tak bisa dicuci seperti beludru, silk atau bordir fancy. Tapi di luar itu, sebaiknya Anda merawatnya dengan cara berikut ini:
  1. Hindari terkena basah sebisa mungkin. Bersihkan quilt dengan cara memvakumnya dengan penyedot debu yang ujung pipa penyedotnya ditutup dengan stoking nilon. Cara ini efektif untuk membersihkan debu dan serpihan kotoran yang menempel.
  2. Bila quilt Anda baru, dua minggu sekali angin-anginkan dengan dijemur di luar rumah. Tapi hindari kontak matahari langsung, dan udara yang lembap. Cucilah quilt sebulan sekali.
  3. Bila kondisi quilt Anda masih sangat bagus, tak ada benang tertarik atau kain yang koyak, mesin cuci bisa digunakan dengan memilih gentle cycle. Tapi dengan catatan terbuat dari katun. Rendam quilt di dalam mesin cuci sebentar, lalu gunakan tangan untuk membolak baliknya di dalam mesin. Kemudian putar cyclenya sekitar 5 menit. Bila quilt tersebut adalah selimut tidur, tambahkan pelembut pakaian dengan aroma lembut seperti lavende di air bilasan. Wangi lavender berkhasiat untuk menenangkan dan membuat tidur Anda lebih lelap. 
  4. Bila bahan quilt Anda sudah mulai agak meregang, maka sebaiknya dicuci dengan tangan. Isi bak berukuran besar atau gunakan bak mandi untuk mencucinya. Isi penuh dengan air lalu tambahkan deterjen lembut. Masukkan quilt lalu rendam selama 5 menit. Quilt yang kainnya sudah meregang tidak boleh diperas. Sebaiknya lipat menjadi persegi lalu masukkan ke dalam bak cuci agar kain tidak lecek. Buang air sabun lalu isi dengan air untuk dibilas. Ulang beberapa kali sampai benar-benar bersih. Di bilasan terakhir, tekan quilt ke arah bawah agar airnya keluar, lalu jemur dengan cara ditebar di atas handuk kering yang dijejer. Handuk akan menyerap air di dalam quilt. Kipas angin atau hair dryer juga bisa dikerahkan untuk mempercepat proses pengeringan. 
  5. Jangan pernah menyimpan quilt di lemari bila Anda belum yakin kalau quilt sudah kering sempurna. Bila ini terjadi, quilt akan bau apek dan kainnya lekas koyak. Hindari menyimpan quilt di dalam boks, kantong plastik, kerdus, kayu yang tak dipelitur, atau dibungkus koran. Bahan-bahan ini punya zat kimia yang bisa mempercepat kain quilt lekas usang. Quilt juga akan apek, mengundang kutu, ngengat dan kainnya akan meregang. Solusinya? Simpan di dalam laci kayu yang divernis, lalu dilapisi dengan kertas laci khusus dari bahan katun. Atau carilah boks atau kertas yang berjenis acid-free. Produk ini bisa dibeli di toko peralatan rumah tangga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar